Lewati ke konten utama

Mengidentifikasi Operasi Berbiaya Gas Tinggi

gas evm

Untuk mengoptimalkan smart contract, penting untuk mengidentifikasi operasi yang biasanya memerlukan banyak gas. Beberapa operasi yang berbiaya gas tinggi meliputi:

Operasi Penyimpanan

  • Writing to Storage: setiap kali data ditulis ke penyimpanan state Ethereum, biaya gasnya tinggi karena sifat penyimpanan blockchain yang permanen.
  • Updating Storage: mengubah nilai yang sudah ada di penyimpanan juga memerlukan gas yang signifikan karena blockchain harus memperbarui informasi yang tersimpan.
  • Deleting Storage: meskipun menghapus nilai dari penyimpanan terkadang lebih murah dibandingkan menulis, hal ini tetap akan mengkonsumsi gas yang cukup besar.

Perhitungan dan Perulangan

  • Perhitungan Kompleks: operasi matematika yang intensif, terutama yang melibatkan banyak langkah atau yang berpresisi tinggi, bisa mahal dalam hal gas.
  • Perulangan: melakukan iterasi pada array atau menjalankan banyak operasi dalam perulangan dapat menyebabkan konsumsi gas yang tinggi, terutama jika jumlah iterasinya besar.

Panggilan Eksternal (External Call)

  • Contract Calls: berinteraksi dengan smart contract lain umumnya lebih mahal daripada menjalankan fungsi internal karena overhead tambahan.
  • Oracles dan External Data: mengambil data dari oracle atau sumber eksternal lainnya menambah biaya gas karena adanya komputasi dan pengambilan data tambahan.

Teknik untuk Mengurangi Biaya Gas

Untuk mengurangi biaya gas dan meningkatkan efisiensi smart contract, beberapa teknik dan praktik terbaik dapat diterapkan:

Menggunakan Struktur Data yang Efisien

  • Mapping daripada Array: lebih baik menggunakan mapping daripada array untuk penyimpanan jika memungkinkan. Mapping memungkinkan mekanisme pencarian dan modifikasi yang lebih murah dan efisien.
  • Struct Packing: optimalkan penggunaan penyimpanan dengan menggabungkan beberapa variabel kecil ke dalam satu slot penyimpanan, sehingga mengurangi jumlah operasi penyimpanan secara keseluruhan.

Meminimalkan Penulisan ke Storage

  • Operasi Read-only: pisahkan operasi baca-saja dari yang memodifikasi state. Operasi read-only tidak mengkonsumsi gas, sehingga harus dipisahkan untuk menghindari biaya yang tidak perlu.
  • Operasi Batch: gabungkan beberapa operasi dalam satu transaksi untuk mengurangi overhead yang terkait dengan banyak transaksi.
  • Gunakan Memori dan Stack: lakukan perhitungan di memori atau di stack alih-alih menulis ke penyimpanan, karena operasi memori dan stack lebih murah.

Optimisasi kode Solidity

  • Short-Circuiting: gunakan operator logika && dan || yang short-circuit untuk menghindari perhitungan yang tidak perlu. Misalnya, dalam if (a && b), jika a bernilai false, maka b tidak dievaluasi.
  • Unroll Loops: lakukan unroll pada perulangan jika memungkinkan untuk mengurangi jumlah iterasi dan, dengan demikian dapat mengurangi gas yang digunakan.
  • Hindari Operasi Redundan: hapus perhitungan yang duplikat atau tidak perlu dalam fungsi untuk memperlancar eksekusi kode.

Perhatikan Desain Contract

  • Variabel Immutable: gunakan keyword immutable untuk variabel yang hanya ditetapkan sekali dan tidak pernah berubah, sehingga mengurangi biaya gas untuk akses berikutnya.
  • Fungsi Constant dan View: gunakan fungsi constant dan view untuk operasi yang tidak memodifikasi state. Fungsi-fungsi ini tidak mengkonsumsi gas saat dipanggil secara eksternal.
  • Fungsi Fallback: gunakan fungsi fallback dengan hati-hati agar tidak mengonsumsi gas secara tidak sengaja. Pastikan fungsi fallback dioptimalkan dan tidak melakukan operasi yang rumit.